Gado-Gado

Kehilangan Suara

Ini adalah hari ke-3 hilangnya suara saya -ya memang nyaris menghilang karena kalau berbicara orang nyaris tak mendengar suara saya. Awalnya saya batuk-batuk dan merasa ‘gatal’ dikerongkongan, saya coba minum air hangat, dan obat batuk alhamdulillah batuk berkurang dan kerongkongan terasa lebih nyaman. Ketika bangun keesokan harinya saya mencoba berbicara untuk mengajak main sikecil yang udah lebih dulu bangun dari saya, ketika itulah tenggorokan ini terasa sakit sekali dan suara saya mengilang.
Sebagai seorang guru (meskipun belumlah guru yang baik) saya harus melaksanakan tugas mengajar dengan baik, namun karena kondisi suara yang nyaris tak terdengar ini maka mereka saya beri tugas saja karena memang saya tidak sanggup untuk banyak berbicara.
Mungkin perlu sebuah perenungan panjang, karena tiga hari belakangan ini berturut-turut peristiwa yang tidak mengenakkan saya alami. Setelah Outbond bareng anak kelas IX hari Sabtu (tgl/Bln) lalu, sehari kemudian saya mengalami ‘tengeng’ -apa sih istilah yg tepat untuk ini dalam bahasa indonesia, sakit leher, gak bisa menoleh ke kiri, jadi ketika harus menoleh ikut dengan badan sekalian. Dua hari kemudian tengeng itu pun mereda dan hilang, lalu diikuti dg kehilangan suara ini. Pada saat tulisan ini dibuat suara saya sudah kembali sekitar 50% (hm ngukurnya gimana yah?) tetep saja masih belum banyak bicara. tapi isi pembicaraan saya sudah dapat didengar dengan baik oleh lawan bicara saya, alhamdulillah.
Pagi ini sampai di sekolah saya siap2 hendak mengetik dan melakukan beberapa tugas yg tak kunjung selesai, termasuk juga pengen ngenet karena lg pegang si Pleki, maklum saya gak megang wewenang penuh untuk menggunakannya, di sini yg pengen ngenet antri. jaditerpaksa ngantri.

Kemarin ngantarin anak-anak ikut OSN -atau praOSN yah?- di SMAN1 Pekanbaru, yang kelihatannya dimanfaatkan untuk seleksi calon siswa SMAN 1 itu, jadi mereka yg lolos seleksi dan berprestasi di tiap2 bidang yg dilombakan bakal bisa masuk ke SMAN1 Pku, tanpa tes lagi tentu saja harus lulus UAN. Anak-anak kelihatannya tidak terlalu sulit mengerjakan soal-soal yg diberikan untuk urusan perbidang yg mereka minati, tapi ketika mengikuti ujian seluruh bidang (umum) sebagian mengeluh kesulitan, sebenarnya mereka bukan tidak bisa, tapi sudah punya pandangan negatif dulu bahwa soalnya susah, jadinya mereka mengerjakannya dengan tidak sepenuh hati. Secara umum mereka bagus-bagus, tinggal tunggu hasilnnya yg diumumkan hari Jumat ini. Semoga prestasi mereka diperhitungkan

CD Ubuntu, kubuntu dan edubuntu sudah saya terima dengan gratis tis tis, tanpa sepeserpun keluar uang. alhmdulillah. Sekarang tinggal coba makenya nih udah seminggu, belum juga diatak-atik selain nyoba2 live CDnya, yg super lambat karena RAM gak cukup besar hiks.
Semoga dg ubuntu ini bisa bikin multi-seat or kloning komputer dan support VGA yang dualhead ituh…

7 responses to “Gado-Gado

  1. MEsti nyedot permen jahe pak. Smoga sukses siswanya, guru khan ikut seneng. Ubuntu asyik banyak tantangan untuk balajar lebih tentang linux.

  2. Iya pak, thx advise. Tapi gak ada permen jahe, akhirnya minum air hangat + nenggak laserin udah abis 2 botol batuk masih tetep…
    Seneng juga dari 15 org lolos 13, lumayanlah…
    Sep senin agak longgar, kesempatan mencoba ubuntu. btw enakan instal yg mana pak Helge? yg ubuntu, kubuntu or yg edunya??

  3. Salam kenal dari saya Pak, saya juga guru ehm..ehm..
    Walaupun kehilangan suara tetapi bukan berarti tidak bisa “bersuara” kan? Nih buktinya, Bapak “bersuara” lewat tulisan.

    yang kelihatannya dimanfaatkan untuk seleksi calon siswa SMAN 1 itu, …

    Wah, ternyata bukan hanya kampanye Pemilu saja yang ada istilah nyolong start ya?

    …, sebenarnya mereka bukan tidak bisa, tapi sudah punya pandangan negatif dulu bahwa soalnya susah, jadinya mereka mengerjakannya dengan tidak sepenuh hati.

    Inilah Pak, sugesti memang sangat penting.
    Contohnya Matematika (maklum saya guru matematika hehehe), kebanyakan sudah berpikiran dan berppandangan kalau matematika susah sehingga banyak yang menghindar dan akhirnya tidak bisa.
    Tapi memang sich kalau matematika susah hehehe, saya saja jadi guru matematika hanya bermodal suka saja😀

  4. sama pak sebagai guru, kadang tenggorokan tak terkontrol, biasanya saya menderita begitu kalo abis ngajar minum air es

  5. update…update..om….
    *lagi sibuk ya, om?*

  6. Salam kembali nih…! guru ya.. wah sama dong tapi aku guru gimana gitu.. lebih pasnya instruktur lah.. (Instruktur Komputer)..! Seneng deh ada blogger dari Pku…! mungkin blogger yang ada nggak pak.. bisa dikenain..!

  7. @ deKing
    Iya nih pak, saya aja berpikiran matematika itu sulit, makane gak isa2…

    @ kangguru
    Padahal kalo dah siang2 panas2… itu paling enak minum es yah pak, serasa maknyos di kerongkongan…

    @ antobilang
    Udah di apdet dengan postingan apdet mas😉

    @ masprim
    Pekan dimananya mas? Blogger lain hmmm blom tau juga tuh…kali aja mas pram tahu???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s