Marhaban Ya Ramadhan
| Saat Berbahagia, saat penuh barokah,
Mohon Maaf atas segala salah dan dosa. Dari Jabir bin Abdillah radhiyaLlahu’anhuma: أن النبي صلى الله عليه وسلم رَقَى المِنبر فَلما رَقَى الدَّرجة الأُولى قال : ( آمِين ) ثُم رَقى الثَانية فَقال : ( آمِينَ ) ثُم رَقى الثَالثة فَقال : ( آمِينَ ) فقالوا : يا رسول الله سَمعنَاك تَقولُ : ( آمينَ ثَلاث مَرات ؟) قال : ( لَما رَقيتُالدَّرجةَ الأُولى جَاءِني جِبريلُ صلى الله عليه وسلم فَقال : شَقي عَبدٌ أَدركَ رمضان فانسَلخَ مِنهُ ولَم يُغفَر لَه فَقلتُ : آمِينَ ، ثُم قَال شَقي عَبدٌ أَدرك والدَيهِ أَو أَحدَهُما فَلم يُدخِلاهُ الجنَّةَ . فَقلتُ : آمينَ . ثُم قَال شَقي عَبدٌ ذُكرتَ عِندهُ ولَم يُصلِ عَليك . فَقلتُ : آمينَ ) Nabi ShallaLlahu ‘alayhi wa sallam naik ke atas mimbar, kemudian berkata, “amiin, amiin, amiin”. Para Sahabat bertanya, “kenapa engkau berkata amiin, amiin, amiin, Ya RasuluLlah?” Nabi ShallaLlahu ‘alayhi wa sallam menjawab, “ketika aku berada di atas mimbar, malaikat Jibril mendatangiku dan berkata, ‘celaka orang yang masuk bulan ramadhan tetapi ketika keluar dari bulan ramadhan tidak diampuni dosanya oleh Allah‘, maka aku berkata, ‘amiin’, kemudian Jibril berkata lagi, ‘celaka orang yang mendapatkan kedua orang tuanya atau salah satu dari keduanya tapi tidak memasukkan keduanya ke surga’, maka aku berkata, ‘amiin’, kemudian Jibril berkata lagi, ‘celaka orang yang ketika disebut namamu namun tidak bershalawat kepadamu’, maka aku berkata, ‘amiin’.” (diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dalam adabul mufrod dan dishahihkan li ghoyrihi oleh Al-bani dalam adabul mufrod no. 644, diriwayatkan pula, melalui jalur yang berbeda, oleh Bazzar 10/165 dalam Majma’uz Zawahid dan Hakim 4/153, dan diriwayatkan pula dengan matan yang mirip oleh Baihaqi 4/204, Ibnu Khuzaimah 3/192, dan Imam Ahmad 2/246) |
||








Recent Comments